Berikut 6 Penyebab Sakit Perut Pada Perempuan Usai Lakukan Seks


Ilustrasi, sumber foto: Pexels


Slot Dia - Wanita rentan mengalami rasa sakit setelah berhubungan seks. Baik rasa sakit di sekitar vagina, pinggang dan perut. Ada berbagai penyebab sakit perut setelah berhubungan seks.


Mulai dari dampak orgasme hingga menjadi indikasi penyakit yang lebih serius. Nah, berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan sakit perut setelah berhubungan seks. Scroll terus, ya!


1. Orgasme


Penyebab sakit perut setelah berhubungan seks yang sering tidak disadari adalah orgasme. Dilansir Healthline, saat wanita mengalami orgasme bisa memicu otot panggul berkontraksi.


Bagi sebagian orang, kontraksi otot ini akan terasa sangat nyeri di perut bagian bawah dan panggul. Nyeri setelah mengalami orgasme disebut disorgasmia.


Beberapa kondisi yang menyebabkan wanita rentan mengalami disorgasmia, antara lain:


  • Wanita hamil

  • Wanita yang memiliki kista ovarium

  • Wanita dengan endometriosis


2. Penetrasi terlalu dalam


Masih berdasarkan informasi dari Healthline, penetrasi yang terlalu dalam akibat penis yang terlalu panjang bisa menyebabkan rasa sakit di area vagina atau perut. Namun, jangan khawatir karena rasa sakit ini hanya sementara.


Rasa sakit ini juga akan hilang setelah beristirahat. Ubah posisi seks untuk mencegah sakit perut akibat penetrasi yang terlalu dalam.


3. Penyakit menular seksual


Dilansir Medical News Today, beberapa penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonore bisa menyebabkan kram perut, termasuk setelah berhubungan seks. Penyakit ini juga akan menyebabkan lebih banyak keluarnya cairan dari vagina, demam, dan nyeri saat buang air kecil.


Namun, baik klamidia atau gonore bisa sulit dideteksi pada wanita. Pasalnya, kedua penyakit ini seringkali tidak menimbulkan gejala apapun.


4. Infeksi saluran kemih


Sakit perut setelah berhubungan seks bisa disebabkan oleh infeksi pada saluran kemih. Wanita memiliki risiko lebih besar daripada pria untuk infeksi saluran kemih.


Dilansir WebMD, infeksi saluran kemih adalah infeksi pada sistem kemih, yang meliputi ginjal, kandung kemih, ureter, dan uretra.


Infeksi saluran kemih ini akan menimbulkan beberapa tanda dan gejala lain, antara lain:


  • Rasa terbakar saat buang air kecil

  • Ada rasa sakit atau tekanan di punggung atau perut bagian bawah

  • Demam (sebagai tanda infeksi mungkin sudah masuk ke area ginjal)

  • Sering atau intens ingin buang air kecil, meskipun hanya sedikit yang keluar saat melakukannya


5. Masalah pencernaan


Dilansir Netdoctor, gangguan kesehatan pencernaan bisa menyebabkan sakit perut bahkan setelah berhubungan seks. Masalah pencernaan yang dapat menyebabkan kondisi ini, misalnya irritable bowel syndrome (IBS) dan penyakit Crohn.


Kedua penyakit tersebut dapat mempengaruhi frekuensi buang air besar, seperti diare bahkan sembelit. Kondisi ini dapat menyebabkan kram perut setelah berhubungan seks.


6. Vaginismus


Dilansir dari laman Patient, vaginismus adalah kondisi di mana terjadi pengencangan otot-otot di sekitar vagina secara tidak sengaja saat penetrasi. Padahal vaginismus tidak berpengaruh pada hasrat seksual wanita. Namun, wanita yang mengalami vaginismus akan merasakan nyeri atau kram pada perut setelah berhubungan seks.


Selain beberapa penyebab di atas, pengaruh emosional seperti stres, trauma, atau perasaan tegang dapat menyebabkan wanita merasakan sakit perut setelah berhubungan seks.


Sakit perut atau nyeri setelah berhubungan seks bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika rasa sakitnya semakin meningkat dan intens. Jadi, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar mendapatkan solusi yang tepat.


No comments:

Post a Comment